Tokyo Noir Motorcycle Club

Start: May, 5th 2025

New Chapter - One

#AuthorPOV

Vivi Rihanna, gadis yang baru saja kembali ke negaranya setelah berbagai peristiwa yang dia lalui hingga mengharuskannya pergi meninggalkan kota tempatnya dulu berada. Dia datang seorang diri tanpa ditemani siapapun. Beruntungnya Vivi masih menyimpan beberapa kontak keluarganya sehingga dia bisa dengan mudah menghubungi mereka.

@Di tempat lain

Di sudut kiri kota Moxie yang indah, terdapat sebuah bangunan besar nan luas yang didirikan oleh salah satu klub motor yang bernama Tokyo Noir Motorcycle Club atau biasa dikenal TNMC. Mereka termasuk salah satu dari dua kelompok anak motor tertua dan terlama yang ada di kota Moxie. Kelompok yang paling disegani dari sekian banyaknya kelompok-kelompok lain di kota.

Memiliki identitas hitam-hitam dan slayer hitam yang melekat pada pakaian mereka, TNMC ini berdiri dengan latar belakang keluarga yang cukup besar dan memang terkenal di kota mereka dulu bahkan di negara tersebut. Dan mungkin bagi sebagian orang, beberapa dari mereka tidak ada yang menyangkal jika ditanya mengenai latar belakang kelompok tersebut.

TNMC (Tokyo Noir Motorcycle Club) adalah sebuah klub motor milik sebuah keluarga mafia yang dulunya berjaya, bernama TNF (Tokyo Noir Familia). Klub motor ini  lahir setelah berpisahnya keluarga tersebut.

#FlashbackOn

Untuk yang lupa atau baru pertama baca, ini aku kasih sedikit kilas balik tentang, “Siapa itu TNF?” “Kelompok apa itu?”

Tokyo Noir Familia atau yang biasa disingkat TNF merupakan suatu bisnis keluarga yang bergerak secara underground dan dipimpin langsung oleh dua pimpinan. TNF bergerak dalam bidang perdagangan dan suplier persenjataan di kota Tokyo. Bagi sebagian orang mungkin sudah tidak asing dengan mereka karena bisnis mereka juga sudah menjalar hingga ke luar kota bahkan ke negara-negera seberang.

“Apakah benar mereka adalah mafia?”

Iya. TNF merupakan keluarga mafia. Keluarga mafia sekaligus pembisnis handal yang disegani oleh semua orang. Dan karena semua bisnis mereka bersifat illegal sehingga pergerakan mereka juga dilakukan secara underground.

“Lalu bagaimana TNF bisa berganti menjadi TNMC?”

Semua berawal sejak salah satu anggota TNF bernama Echi Ceress menjual Rumah 7709 yang merupakan tempat tinggal dan hood mereka. Lalu dengan dana tersebut, dua anggota TNF yang saat itu diamanatkan untuk menjaga dan mengambil alih sementara posisi Ketua dan Wakil Ketua TNF, alias memimpin TNF, Riji dan Krow, memutuskan membeli sebuah bengkel untuk mempertahankan hidup mereka. Dalam perjalanan mereka yang penuh dengan tantangan itu, mereka semua bekerja keras untuk membangun kembali bisnis ini dari nol.

Tahun-tahun berlalu, setelah perpecahan keluarga terjadi, banyak dari anggota TNF memutuskan untuk pergi ke luar negeri, begitu juga dengan Vivi yang kembali ke kampung halamannya. Namun disisi lain, Rion Kenzo dan Caine Chana yang merupakan Ketua dan Wakil Ketua TNF terdahulu akhirnya mengambil keputusan, kembali ke kota dengan niat untuk menyatukan kembali keluarga mereka setelah sekian lama terpisah dan menjalankan bisnis baru mereka ini bersama-sama.

#FlashbackOff

@Moxie International Airport

Vivi Rihanna, gadis bersurai hitam coklat itu baru saja tiba di kota Moxie setelah dua tahun lalu menempuh pendidikan lanjutannya sekaligus menjalani pengobatan di luar negeri.

Setelah turun dari pesawat dan mengambil barang-barang bawaannya, Vivi berjalan menyusuri area bandara menuju pintu keluar dan mencari spot yang nyaman untuk beristirahat sejenak sembari menunggu jemputannya.

Vivi membuka salah satu kontak yang tersimpan di handphonenya untuk menghubungi si pemilik nomor, beruntung semalam sebelum check off hotel, ia masih sempat memindahkan kontak-kontak lama yang tersimpan di handphone lamanya ke handphonenya saat ini.

//Isi Chat Vivi//


 

Setelah menunggu kurang lebih sekitar 20 menit, Vivi melihat sebuah mobil berwarna methalic black dengan blue pearlescent berhenti tepat dihadapannya. Si pengemudi turun dari mobilnya dan menghampiri Vivi yang juga sudah beranjak dari duduknya.

“Bundaaa~” pekik Vivi riang pada wanita dihadapannya

“Haloo! Ya ampun kamu apa kabar hm?” tanya wanita itu pada Vivi sambil memeluk tubuh mungil Vivi dan mengelus pucuk kepalanya lembut

“Baik, Bundaa... Bunda sama yang lain gimana kabarnya??” ujarku diikuti pertanyaan diakhir kalimatku

“Aku baik. Yang lain juga baik-baik aja kok semuanya” jawab wanita itu, “kamu gimana pengobatannya? Kabar terakhir yang aku dapet dari Mia dan Mako mereka bilang kamu udah sembuh, betul kah itu beritanya?” lanjutnya memastikan

Vivi tersenyum lembut lalu menjawab, “Iya Bunda, itu bener kok. Aku udah dipastikan sembuh.”

“Syukurlah kalau begitu,” ujar wanita itu yang ikut tersenyum manis, “lega aku dengarnya loh.. Jangan sakit-sakit lagi kamu ya. Istirahat yang cukup, makan yang teratur,” lanjut wanita itu memperingati Vivi dengan sedikit omelannya.

“Bunda, aku dengar-dengar katanya Papi sama Mami punya usaha baru ya?” tanyaku penasaran

Wanita itu terkekeh kecil, “Eiittsss iyaa.. Betul sekali. Kamu tau dari mana? Jangan bilang Gin yang kasih tau kamu...” ujarnya memicing curiga

Vivi tertawa ringan karena jawaban itu tepat sasaran lalu dia mengangguk kecil disela tawanya.

Wanita itu menghembuskan nafas pelan lalu ikut tertawa kecil, “sudah tertebak ya adik-adik terkedik-kedik..”

Vivi terkekeh pelan, “Ehh tapi emang Papi sama Mami buka usaha apalagi Bunda? Kali ini mah aku ngga tau nih Bunda, seriusan.”

“Ah itu, nanti kamu juga liat sendiri kok,” jawab wanita itu dengan senyum misteriusnya 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Double Ra - Part One